Papuan Police prioritize security in seven areas

JUBI

 

A google translate of article in Jubi. Be-aware google translate can be a bit erratic. Original bahasa below translation.

Jayapura (24/11)-Papua Police will prioritize the seven regions of Papua and West Papua in securing celebration December 1, which some people in Papua's independence day is celebrated as the nation of Papua.


Wakapolda Papua Brigjend Waterpauw Paul says, in Papua, at least concentrated in five regions and two areas in West Papua are considered need security.
"In our operations, there are five priority areas, plus two of West Papua, so seven. In West Papua, the Manokwari and Sorong, "said Waterpauw to tabloidjubi.com, in Waena, Jayapura, on Saturday (24/11) afternoon.


In Papua, Jayapura Sentani, Keerom, Timika and Wamena is an area considered to be areas that require security. But Paul did not mention the number of police personnel required. But it seeks to coordinate with a number of community leaders, local governments, citizens. "The steps that we are doing quite well, coordination with government leaders, the public," said the former police chief's Mimika.


Wakapolda hope, the situation will be safe, work well, so it does not disrupt the activities of other citizens. Brigjend Paul appealed to citizens not easily influenced by a variety of issues and news. If, there is a problem, he said, need to establish good communication.


It said it was approached by community leaders, in villages that are considered need to find a common understanding, by extension, mass treatment, and the burning rocks. (Jubi / Timo Marten)

 

 

Original bahasa:

 

Jayapura (24/11)—Polda Papua akan memprioritaskan tujuh wilayah di Papua dan Papua Barat dalam mengamankan perayaan 1 Desember, yang oleh sebagian masyarakat di Papua diperingati sebagai hari kemerdekaan bangsa Papua.
Wakapolda Papua, Brigjend Paulus Waterpauw mengatakan, di Papua, setidaknya terkosentrasi di lima wilayah dan dua wilayah di Papua Barat yang dianggap membutuhkan pengamanan.
“Dalam operasi kita ada lima wilayah yang menjadi prioritas, ditambah dengan Papua Barat dua, jadi tujuh. Di Papua Barat, yaitu Manokwari dan Sorong,” kata Waterpauw kepada tabloidjubi.com, di Waena, Kota Jayapura, Sabtu (24/11) siang.
Di Papua, Kota Jayapura, Sentani, Keerom, Mimika, dan Wamena adalah daerah yang dianggap wilayah yang membutuhkan kemanan. Tapi Paulus tak menyebut jumlah personel polisi yang dibutuhkan. Namun pihaknya berupaya untuk melakukan koordinasi dengan sejumlah tokoh masyarakat, pemerintah daerah, warga masyarakat. “Langkah-langkah yang kita lakukan cukup baik, kordinasi dengan pemerintah, para tokoh, dengan masyarakat,” tegas mantan Kapolres Mimika ini.
Wakapolda berharap, situasi akan aman, berjalan baik, sehingga tidak mengganggu aktivitas warga lainnya. Brigjend Paulus mengimbau agar warga tidak mudah dipengaruhi oleh berbagai isu dan pemberitaan. Jika, ada masalah, kata dia, perlu membangun komunikasi yang baik.
Disebutkan, pihaknya sedang melakukan pendekatan dengan para tokoh masyarakat, di kampung-kampung yang dianggap perlu menemukan pemahaman yang sama, dengan melakukan penyuluhan, pengobatan masal, dan bakar batu. (Jubi/Timo Marten)